Langsung ke konten utama

B.E.L.A.J.A.R

A.S.P.I.R.E.

Sistem Belajar

Ada salah satu tip dalam mengembangkan sistem belajar yang efektif dan efisien. Sistem belajar ini dikenal dengan "ASPIRE" (English), yang terdiri dari
Suasana Hati:
Ciptakan selalu mood yang positif untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan menentukan waktu, lingkungan dan sikap belajar yang sesuai dengan pribadimu.
Pemahaman:
Tandai informasi bahan pelajaran yang TIDAK kamu mengerti dalam satu unit. Fokuskan pada unit tersebut atau melakukan beberapa kelompok latihan untuk unit itu.
Ulang:
Setelah belajar satu unit, berhentilah dan ulang bahan dari unit tersebut dengan kata-kata yang kamu buat SENDIRI.
Telaah:
Kembalilah pada unit yang tidak kamu mengerti dan PELAJARI KEMBALI keterangan yang ada. Lihatlah informasi yang terkait pada artikel, buku teks atau sumber lainnya, atau diskusikan dengan teman atau guru/dosen.
Kembangkan:
Pada langkah ini, tanyakan tiga persoalan berikut terhadap materi yang telah kamu pelajari:
  • Andaikan saya bertemu dengan penulis materi tersebut, pertanyaan atau kritik apa yang hendak saya ajukan?
  • Bagaimana saya bisa mengaplikasikan materi tersebut ke dalam hal yang saya sukai?
  • Bagaimana saya bisa membuat informasi ini menjadi menarik dan mudah dipahami oleh siswa/mahasiswa lainnya?
Pelajari Kembali:
Pelajari kembali materi pelajaran yang sudah dipelajari. Ingatlah strategi yang telah membantu kamu mengerti dan/atau mengingat informasi. Jadi, terapkan strategi tersebut untuk cara belajarmu berikutnya.
http://www.studygs.net/indon/aspire.htm

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekrutmen PPPK Guru, Pengamat: Malapetaka Bagi Sekolah Swasta

Bisa lolos dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan sebuah anugerah bagi para guru. Namun sayangnya, hal tersebut justru bisa menjadi malapetaka bagi sekolah swasta. Dikatakan Pengamat dari Komnas Pendidikan Andreas Tambah, sebagian besar kepala sekolah dan yayasan pendidikan swasta mengeluh karena tenaga pendidiknya yang sudah ‘matang’ akan meninggalkan sekolah swasta. Para guru memilih untuk menjadi guru aparatur sipil negara (ASN) skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Peserta tes PPPK Padahal, sekolah swasta dengan segala upaya telah membina juga memberikan pelatihan kepada guru-guru tersebut agar memiliki kompetensi yang layak dan profesional. Bahkan, sebagian besar dari mereka sudah tersertifikasi. “Tapi apa lacur (malang nasib sekolah swasta), pemerintah telah merekrut mereka yang sudah ‘matang’ itu direkrut menjadi ASN,” ungkap dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/10). Ia pun membeberkan kondisi sekolah swasta yang saa...